MODUL I PENGANTAR METODE PENELITIAN Penelitian: usaha menyalurkan rasa ingin

MODUL I

 

PENGANTAR METODE PENELITIAN

 

Penelitian: usaha menyalurkan rasa ingin tahu terhadap suatu permasalahan dan berusaha mencari jawab atas rasa ingin tahu tersebut.

Penelitian merupakan usaha menyalurkan bakat atau rasa ingin tahu

 

A. Jenis-Jenis Penelitian

1.  Berdasarkan Pemakaian

  • Penelitian Dasar (Basic Research) : tidak mempertimbangkan pemakaian praktis dari hasil penelitian.  Ilmu untuk pengembangan ilmu
  • penelitian Terpakai (aplicated research) : hasilnya umumnya langsung dapat dimanfaatkan oleh manusia, ex : Penelitian pendidikan pertanian dll

2. Berdasarkan Tempat

  • Lapangan : survey atau eksperimen
  • Laboratorium : observasi atau eksperimen
  • Pustaka : studi literature

3. Berdasarkan Taraf

  • Deskritif : memberikan lukisan atau gambar atau uraian dalam menjawab masalah          
  • Inferens : mengambil kesimpulan umum dari yang sifatnya spesifik (meberi gambaran umum)

4. Berdasarkan Tujuan

  • Develoment atau Adaptive : menggali atau mengembangkan dengan cara melakukan berbagai penyesuaian
  • Verifikatif : menguji yang telah ada
  • Eksploratif : penelitian kasar, biasanya sebagai penelitian pendahuluan

5. Bidang Bidang Ilmu

  • Sosial : sejarah, ekonomi, hukum
  • Eksata : biologi, kimia, fisika dll

B. Etika Penelitian

            Etika penelitian merupakan tindakan atau sikap yang terkait dengan sopan santun dalam penelitian, Yang intinya pada kejujuran ilmiah.

Oleh karena itu seorang penelitian harus memenuhi berbagai syarat tertentu agar penelitian yang dilakukan tidak melanggar etika penelitian. Syarat –syarat yang dimaksud adalah :

  1. Jangan jadi plagiator
  2. jangan catut nama orang
  3. Jangan mencuri hasil penelitian orang
  4. Jangan menukangi data
  5. Jangan kikir dengan hasil penemuan dan hasil penelitian

 

C. Peneliti

            Peneliti adalah orang yang melakukan penelitian. Umumnya manusia dalam kehidupan sering mencari masalah dan berusaha mencari jawaban atas permasalahan tersebut. Setiap kajian atau ilmu akan mempengaruhi peneliti terhadap cara peneliti melakukan proses penelitiannya.

Berikut beberapa jenis peneliti :

1. Peneliti Induktif (peneliti pekerja)

  • mengumpulkan data dan disimpulkan
  • Cara yang dipakai berdasarkan pengalaman konkrit, sehingga menghasilkan pengethuan
  • menghasilkan kaum empiris

 

2. Penelitian Deduktif (Peneliti pemikir)

  • bergerak dari hipotesis dan mencari data untuk menolak  atau menerima hipotesis
  • mendasarkan rasio sebagai pangkal dan sumber pengetahuan
  • melahirkan faham rasionalisme

 

3. Peneliti  Analitik (berpikir dan pekerja)

  • mengembangkan metode IPTEK, yaitu metode ilmiah
  • mengembangkan cara berpikir deduktif dan induktif

 

Sifat-sifat Peneliti

  1. Kritis : tanggap terhadap berbagai fenomena
  2. Tidak dogmatis : tidak berpikir benar salah, tapi ingin selalu menguji kebenaran
  3. Gemar ilmu pengetauan : didasari pada kejujuran ilmiah
  4. Tidak over acting dan terlalu aktif

 

Dengan menggunakan “jembatan keledai” syarat untuk menjadi peneliti yang baik (kawakan) hendaknya memiliki 12 sifat berikut ini :

  1. Intelligence : kemampuan IQ, merupakan factor esensial
  2. Interest : rasa ingin tahu yang spesifik dan mendalam
  3. Imagination atau  Intuition: daya khyal untuk mencoba sesuatu yang orisinil
  4. Initiative : tidak menunggu atau menunda dalam memulai sesuatu
  5. Information : mengumpulkan informasi
  6. Infentive atau Innovation : bersifat mandiri
  7. Industrous : bekerja keras dan disiplin
  8. Intense observation : pengamatan yang intensif
  9. Integrity : kejujuran yang mutlak
  10.  Infectious antusism : antusias untuk dapat menarik peneliti dan pengguna
  11.  Indefatigable writer : penulis yang tidak pernah putus asa dan harus senang menulis atau membuat catatan –catatan
  12.  Incentive : kepuasan yang merupakan budaya peneliti apabila 11 syarat tersebut sudah dilakukan

 

 

 

 

TRIO ESSENSI PENELITIAN

 

Tiga dasar atau modal pokok dalam melakukan penelitian adalah :

  1. Akal (Logic)
  2. Intuisi (Intuition)
  3. Daya Khayal (Imagination)

 

A. Daya Khayal

    Suatu kemampuan seseorang untuk memvisualisasikan suatu objek dengan suatu benda atau objek tertentu

 

Cara mempertajam daya khayal antara lain :

1. Berpikir produktif dan reflektuif (banyak membaca buku dan diskusi)

2. Mengarahkan pikiran pada objek masalah

3. Sadar akan daya khayal belum tentu benar, jadi harus menguji

4. menghindari mental blok (pemikiran berpola)

5. Jangan selalu tegang

 

Kegunaan daya khayal :

1. membentuk hipotesis

2. aplikasi dan implementasi penelitian

3. Inspirasi objek baru

4. memperoleh bukti baru hasil penelitian

5. Penentuan pengamatan dan interpretasi hasil

 

Faedah diskusi (5 falsafah tahu) :

1. memperoleh sejumlah pendapat

2. adanya kombinasi data dan pengalaman

3. menemukan kesalahan

4. menghindari pusing

5. memecah mental blok

 

Falsafah Tahu :

1. orang tahu bahwa dia tidak tahu     : belajar padanya

2. orang tak tahu bahwa dia tahu         : dekati, sadarkan, lalu belajar padanya

3. orang tahu bahwa dia tak tahu         : suruh belajar

4. orang tak tahu bahwa dia tahu         : rusak

 

B. Intuisi

Intuisi merupakan salah satu cara memperoleh pengetahuan yang sebenarnya kurang ilmiah, akan tetapi harus dimanfaatkan oleh peneliti dalam rangka membantu penyelesaian proses mencari jawaban atas permasalahan dalam penelitian

 

Intuisi merupakan jawaban atas permasalahan yang dipikirkan atau tidak, tetapi ada keinginan untuk memperoleh jawaban atas permasalahan masa lalu yang belum terjawab

 

Firasat merupakan perasaan, seolah tanpa disadari ada jawaban dari permasalahan yang kita hadapi. Perasaan itu belum tentu benar, dan akan diketahui setelah ada kejadian

 

Ilham merupakan petunjuk, yaitu jawaban yang datang dari Tuhan terhadap persoalan seseorang. Kebenarannya mutlak

 

Cara memperoleh Intuisi

1. Konsentrasi pemikiran lebih mendalam sampai titik jenuh

2. bebaskan pikiran dan persoalan lain

3. ada jaminan kontiunitas penelitian

4. rileks setelah kerja keras

5. rangsangan positif, berupa diskusi, baca dan tulis-tulis catatan

6. mencatat kejadian yang baru dialami

 

Kegunaan Intuisi

1. mempertajam analisis

2. membuat kesimpulan

3. mencari rekomendasi

4. aplikasi pen elitian

5. cari objek baru penelitian

 

 

 

 

 

 

MODUL III

 

MACAM-MACAM TEKNIK SAMPLING

Secara umum teknik sampling dibedakan atas :

  1. Teori Kemungkinan ( Probability)
  2. Teori Terbatas (Non Probability)
  3. Teori Gabungan ( Probability dan Non Probability)

A. Probability Sampling

  1. Simple random sampling atau sampling acakan sederhana,
  2. Proportionate stratified random sampling atau sampling acakan secara proposional menurut stratifikasi,
  3. Disproportionate stratified random sampling atau sampling acakan secara tak-proposional menurut stratifikasi 
  4. Area atau “cluster” sampling, yaitu sampling menurut daerah atau pengelompokan. 

Sampling Acakan      

  • Ciri utama ialah setiap unsur dari keseluruhan populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih.
  • Kesempatan tersebut harus independen artinya kesempatan bagi setiap unsur untuk dipilih tidak mempengaruhi kesempatan unsur-unsur lain untuk dipilih.
  • Sampling acakan sederhana dilakukan dengan cara

 (1) undian,

 (2) menggunakan tabel anggka,

 (3) menggunakan komputer.

Sampling Acakan proposional dengan Stratifikasi 

  • Populasi biasanya perlu kita golongkan (stratifikasi) menurut ciri tertentu untuk keperluan penelitian, Misalkan stratifikasi menurut usia, menurut penghasilan, pendidikan dll
  • Contoh: dari populasi yang  yang sangat banyak kita atur jumlah tiap golongan atau kategori sedemikian rupa sehingga populasi berjumlah 1000 orang. Proporsi yang dipilih sebanyak 100 orang atau 10 persen. Penetuan sampel dari tiap golongan kita lakukan secara acakan. Besarnya sampel tiap golongan disesuaikan dengan proporsinya masing-masing

 

 

 

MODUL IV

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s